"Alkisah Cinta Air Tak Berakar" part 1

Malam terlalu malam
Aku mencoba menunda kantuk ku
Mataku sayup mendesak minta ditutup

Air tak berakar itu kemudian jatuh dan menggerus
Mengakar kemudian terbaring mengikuti arus
lemah, pasrah dan menunggu terus-menerus

Kupikir aku adalah yang terbodoh yang hidup
Tapi air yang satu ini lebih ampun
Memangnya otakmu dimana?
Apa terlanjur hanyut ke dalam samudera?

Kau tidak belajar ya?
Sampai kiamat pun
Kau, kau tetap saja akan terus dibuang
Sebesar apapun cintamu ke Langit
Tempatmu bukan disana.

Tapi kenapa kau kembali ke Langit lagi?
Kau memang bodoh ya
Diperbudak oleh kesalahanmu
Mungkin kau memang tak punya otak

------------------
"Alkisah Cinta Air Tak Berakar" part 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram